- Lebih banyak bersyukur daripada meminta
- Bersyukur dulu, baru meminta. Terkabul atau tdk tetap bersyukur.
- Keadaan sulit atau tidak, tetap tawakal tetap ikhlas
- Tetap tersenyum walaupun keadaan sakit, sulit, rugi atau di tipu.
- Mapan atau tidak. Tetap menikah, tetap berbakti pd ortu
- Kaya atau tidak, tetap bersedekah, tetap berusaha utk umrah
- Kaya dengan bersedekah dan berdagang
- Ikhlas atau tidak, tetap bersedekah tetap berkurban
- Memantaskan diri agar ‘dipanggil’ ke Tanah Suci
- Senantiasa istighfar dan sholat taubat
- Senantiasa zikir, tidak harus selesai sholat
- Punya waktu atau tidak, tetap sholat dhuha tetap sholat tahajud
- Tdk suka banyak alasan dan action oriented dlm sedekah
- Dalam sedekah fokus pd kepentingan orang lain (other- centric)
- Dalam sedekah, sebelum dan sesudahnya tdk pernah kepikiran
Latest Entries »
Anda bingung menjual properti padahal properti anda tersebut menurut anda bagus prospektifnya silahkan Anda kontak ke kami dan lihat pada halaman selanjutnya untuk mengetahui bagaimana cara kontak ke kami.
View full article »
Besok hari (1/5/2010), semua Buruh akan merayakan Hari Jadinya atau yang lebih di kenal May Day. Pihak Kepolisian Daerah Metro Jaya menggelar apel pasukan, Jumat (30/4) petang. Sebanyak 15 ribu personel dari seluruh direktorat di Polda Metro Jaya dilibatkan dalam gelar pasukan ini. View full article »




Salah satu pandangan keliru pada sebagian orang yang ingin memulai usaha tapi tak juga berani melakukan apapun untuk mewujudkannya, adalah karena mereka yakin kalau memulai usaha itu harus punya uang tunai sebagai modal awal usaha terlebih dulu. Itu keliru besar! View full article »
“Sudah saatnya kita mengandalkan otak kanan, meski sebelumnya guru kita lebih
banyak mengajarkan otak kiri.” Purdi E. Chandra.
Otak kanan memang makin menjadi penting saat ini. Bukan karena kita “sirik”dengan otak kiri, tetapi karena betul-betul dirasakan kebutuhannya, khususnya oleh entrepreneur. Terlebih lagi, karena dalam ilmu manajemen yang selama ini ada, yang lebih didasarkan logika dan rasional, ternyata tidak selamanya mampu mengatasi setiap persoalan bisnis. View full article »

HANYA segelintir entrepreneur yang dapat mencapai tangga sukses teratas tanpa perjuangan dan pengorbanan. Resepnya, antara lain, kalau melakukan kesalahan, mereka melupakannya dan terus bekerja, hingga akhirnya mencapai kesuksesan. Menurut saya, kita sebagai entrepreneur harus selalu berani berpikiran sukses dan berani mengembangkan kepercayaan diri.